Satu Hari Lagi di Gili Trawangan



Selamat pagi Gili Trawangan....

Pagi yang hangat setelah malam yang nyenyak, dengan sepeda yang aku sewa kemarin ku pergi ke pantai, sepi sekali suasana pagi di trawangan, sungguh berbanding terbalik dengan suasana siang dan malam. Setelah menaruh sepeda di tempat yang cukup aman, tanpa alas kaki aku berjalan ke arah pantai, bernafas dengan tenang dan memandang lepas ke arah seberang di mana pulau lombok tampak hijau dengan latar belakang gunung rinjani yang anggun. Terduduk aku di hamparan pasir trawangan yang membisiki banyak cerita, cerita tentang polah tingkah anak manusia dengan berbagai keceriaan dan kesedihan.



Sedangkan di seberang sana, Rinjani pun berceloteh tentang kegigihan manusia dalam menapaki setiap jejak menuju puncaknya, tentang segara anak yang memikat setiap mata yang melihat, tentang malam yang masih benderang bintang, dan tentang hari esok yang akan menghapus jejak. Saat hendak beranjak, Rinjani pun meminta ku untuk bersabar "Sabarlah sebentar, tetaplah di tempatmu, tak lama lagi akan ku perlihatkan sesuatu kepadamu" ujarnya. Maka ku urungkan niatku untuk pergi dari situ, aku pun kembali duduk mengeluh. Tidak lama kemudian muncul lah dia yang dimaksud, sesosok pesona karunia ilahi yang perlahan melangit.


Suasana Sunrise di Gili Trawangan

Pulau Lombok dengan latar belakang Gunung Rinjani

Suasana Sunrise di Gili Trawangan

Sunrise, Trawangan, Rinjani....sedap !!
Pagi hari di Gili Trawangan

Pagi hari di Gili Trawangan

Sahabat setia selama di Gili Trawangan

Suasanan pagi di Gili Trawangan

Puas menikmati pagi Gili Trawangan aku kembali ke penginapan, rencananya hari ini aku akan ber-snorkeling dengan mengambil paket tour snorkeling 3 Gili, yaitu Gili Trawangan, Gili Air dan Gili Meno. Paket snorkeling ini dimulai pukul 10 WITA dengan harga Rp. 120.000 sudah termasuk makan siang, kalau tanpa makan siang kita cukup bayar sebesar Rp. 100.000. Dan tampaknya harga tersebut memang rata untuk beberapa operator snorkeling di Gili Trawangan, hati-hati dengan harga yang ditawarkan, dengan 120.000 itu kita hanya mendapatkan fin dan google untuk snorkeling, sedangkan life jacket harus sewa lagi dengan harga Rp. 10.000, dan untuk makan siang, kita akan makan di sebuah cafe yang bernama cafe gogo di Gili Air, menu makanan sudah kita pilih pagi harinya pada saat daftar ulang di operator paket, harga makanannya memang rata-rata lebih dari Rp. 20.000, jadi selisih 20.000 dari harga paket tanpa makan siang aku rasa memang layak, hanya saja ternyata paket itu belum termasuk minuman, untuk minuman kita harus beli sendiri, pihak operator hanya memberikan air mineral di kapal, dan jika mau itu bisa di bawa saat kita makan siang. Kapal yang digunakan berkapasitas lebih dari 20 orang dan ada glass bottom-nya, jadi selama perjalanan atau ketika hendak nyebur snorkeling kita bisa lihat dulu kondisi di bawah kapal, lihat bagaimana kedalamannya, lihat apakah masih banyak terumbu karangnya, ini menjadi penting buatku karena ketika melihat terumbu karang yang sedikit atau rusak, gairahku untuk nyebur menjadi berkurang.


 

Suasanan dalam boat



Ada Penyu !!!

Suasana sekitar saat snorkeling




Sore hari di Gili Trawangan

Sore hari di Gili Trawangan

Sore hari di Gili Trawangan

Sore hari sekitar pukul 3 WITA kita akan kembali ke Gili Trawangan, setelah mandi aku pun kembali ke pantai untuk menikmati senja, tidak banyak kegiatan yang aku lakukan saat itu, rasa kecewa dan lelah berbaur memunculkan malas yang sangat. Namun sekali lagi tidak ada yang sia-sia dalam sebuah perjalanan dan peristiwa, selain dengan Ragil (baca :Lombok Yang Hampir Terlupakan) hari ini aku kembali menambah teman baru, aku berkenalan dengan sepasang suami istri muda yang juga ikut paket snorkeling yang aku ikuti, aku berkenalan dengan mas Imam Teguh, seorang pekerja di bidang telekomunikasi asal kota Bogor yang datang ke Lombok bersama istrinya Mba Deni yang saat itu sedang hamil, luar biasa. Perkenalan dengan mereka sungguh berkah tersendiri buatku, mau tau kenapa?? akan aku ceritakan pada tulisanku selanjutnya ya =) 

Indonesia itu surga, kawan. Takkan pernah cukup usia untuk kita menjelajahinya !!!

-Gili Trawangan, Nusa Tenggara Barat 10 Mei 2013- 

Komentar

  1. lombok memang never ending story :D
    keren mas blognya :D
    rugi niy baru nemu blog kece begini sekarang...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai mba Lulu, terima kasih sudah mampir di blog saya. Benar mba, kesan pertama berkunjung ke Lombok cukup menyenangkan, samoga kunjungan selanjutnya lebih menyenangkan.

      Sampai jumpa di lombok,mba. Sampai jumpa di acara TW Gathering :D

      Hapus
  2. Selamat ya mas udah menang lomba di tw.gathering.com :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah, terima kasih mas Ikhsan :)

      Hapus

Posting Komentar