Hotel Murah di Kuala Lumpur


Menginap di bandara kerap menjadi pilihan bagiku untuk bisa menghemat pengeluaran selama melakukan perjalanan, apa lagi jika aku akan melakukan penerbangan pagi dihari selanjutnya. Beruntung rasanya jika aku berpergian ke sebuah kota yang memiliki bandara layak inap, seperti bandara KLIA2 di Kuala Lumpur, Malaysia. 

Bandara yang mulai beroperasi pada tahun 2014 ini bisa dibilang cukup ramah terhadap para traveler yang menginap disana. KLIA2 memiliki fasilitas yang bisa dimanfaatkan oleh para traveler yang terpaksa atau dengan sengaja menginap disana, seperti kursi besi dengan sandaran kursi yang landai, beberapa lokasi lesehan dengan karpet tebal, wi-fi, colokan listrik, hingga beberapa gerai makanan yang buka hingga 24 jam. Bagi traveler yang memiliki biaya lebih, bisa menginap di hotel-hotel transit seperti Capsule Container Hotel, Tune Hotels atau Sama-sama Express yang berada di kawasan dalam bandara KLIA2.

Pertengahan bulan Agustus 2015 kemarin aku kembali mengunjungi Kuala Lumpur. Seperti beberapa perjalanan sebelumnya, untuk perjalanan pulang aku membeli tiket penerbangan pagi demi alasan menghemat biaya menginap. Namun rencana tersebut berubah ketika aku tanpa sengaja melihat papan nama Marquee Guest Houzz saat sedang mencari kartu pos di Central Market, Kuala Lumpur.

Aku mengenal nama penginapan ini dari sebuah forum backpacker di Facebook, penginapan ini banyak direkomendasikan anggota forum kepada mereka yang mencari penginapan murah di Kuala Lumpur. Karena penasaran, akhirnya aku putuskan untuk mencoba menginap disana. Harus sedikit jeli untuk menemukan pintu masuk penginapan ini, letaknya terselip diantara dua pintu toko. Untuk bisa masuk kita cukup menekan bel yang ada di pintu, maka petugas hotel akan membukakan pintu dengan cara menekan tombol kunci dari meja resepsionis.

Bagi teman-teman yang membawa koper besar, butuh sedikit perjuangan untuk naik menuju Marquee Guest Houzz. Karena setelah pintu masuk, kita harus menaiki tangga yang cukup tinggi untuk bisa mencapai lobby atau meja resepsionis. Namun jangan khawatir, rasa lelah akan lekas sirna setelah kita berjumpa dengan petugas resepsionis yang ramah dan suasana lobby yang bersih. 

Lobbi sekaligus ruang keluarga Marquee Guest Houzz

Saat aku menginap kemarin, aku dikenakan tarif sebesar RM 30,- untuk sebuah tempat tidur didalam kamar dorm yang berisi 4 tempat tidur. Petugas resepsionis akan memberikan kita seprei dan sarung bantal yang baru. Kamarnya memiliki pendingin ruangan dan sebuah loker tanpa kunci. Wifi gratis hampir diseluruh area penginapan, kamar mandi berbagi dengan fasilitas shower air panas, sarapan pagi serta air minum panas atau dingin dari dispenser yang terletak di balkon penginapan.

Kamar dorm 4 tempat tidur di Marquee Guest Houzz dan loker

Kamar dorm 4 tempat tidur di Marquee Guest Houzz

Namun sayang, lantai penginapan yang terbuat dari kayu terkadang menimbulkan bunyi cukup mengganggu disaat ada orang yang melintas. Selain itu, lingkungan sekitar penginapan sangat sepi dimalam hari dan banyak tuna wisma di area belakang penginapan sehingga menimbulkan suasana kurang nyaman apabila kita pulang larut malam menuju penginapan.

Pagi menjelang walau matahari belum menjulang, aku sudah berkemas dan segera check out dari Marquee Guest Houzz untuk menuju bandara. 

Marquee Guest Houzz
No. 34 (1st floor), Jalan Hang Kasturi,
50050, Kuala Lumpur, Malaysia.
Phone: +603.2022.2268
Email: marqueehouzz@gmail.com

Komentar

  1. Noted.
    Infonya ngenbantu banget bagi yang backpacking murah di Kuala lumpur

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah, semoga bermanfaat gan :)

      Hapus
  2. noted, semoga akhir taun kesampaian ke sana

    BalasHapus
  3. Sekamar bareng sampai 4 orang, ya? Semoga nggak sekamar sama orang yang ngoroknya keras. Hahaha.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nginep di kamar dorm itu kayak ikut undian, kita gak pernah tahu siapa yang bakal sekamar sama kita hehehhehe

      Hapus
  4. itu sekamar bareng orang lain yg gk kita kenal? kalo orang nya ngerokok, mati donk kita

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya hehehhe....tapi kalau untuk rokok biasanya ketat, ada larangan keras untuk merokok dalam kamar :)

      Hapus

Posting Komentar