Perjalanan yang Saya Rindukan

Jangan Berisik!! Apalagi kurang piknik :D

Saat melakukan sebuah perjalan, saya sering kali melakukannya seorang diri. Mungkin kita mengenalnya dengan istilah solo traveling. Banyak hal tidak terduga dan pengalaman-pengalaman luar biasa yang menyenangkan saat saya melakukan perjalanan seorang diri. Salah satunya saya bisa dengan bebas menentukan tempat-tempat yang ingin saya kunjungi dan mengatur sendiri waktu berkunjung maupun durasi waktu kita menikmati tempat tersebut. Perjalanan seorang diri pun mengajarkan saya tentang arti kepercayaan terhadap diri sendiri, mengajak diri sendiri untuk disiplin dan peduli. Perjalanan seorang diri membuat saya dapat berjumpa dengan banyak orang baru dan akhirnya menjalin persahabatan dengan mereka.



Namun ada kalanya perjalanan seorang diri yang saya lakukan mengalami suatu masa kesedihan. Terutama apabila saya berada disuatu tempat yang sangat indah nan romantis. Seperti saat saya tersiksa karena rindu di Bukittinggi, saat secangkir kopi jahe tidak mampu menghangatkan sore yang basah, saat `dia` hadir dalam bayangan dan tersenyum lembut. Ahh, rasanya berdua memang lebih baik.

Walau saya sangat menikmati perjalanan seorang diri, bukan berarti saya tidak bisa jalan-jalan dengan banyak orang. Solo traveling memang menyenangkan, namun beramai-ramai tentu lebih seru. Bahkan, salah satu perjalanan terbaik yang pernah saya lakukan adalah saat saya ikut rombongan teman-teman kantor berwisata ke Pangandaran, Jawa Barat di tahun 2012 silam.

Banyak alasan untuk saya menyebut perjalanan yang dilakukan dengan menyewa sebuah bus kecil itu sebagai salah satu perjalanan terbaik saya. Salah satunya adalah saya merasakan hangatnya kekeluargaan diantara kami, perjalanannya begitu tenang tanpa banyak hambatan yang berarti. Saking tenangnya, saya ingat betul bahwa anak-anak yang ikut dalam rombongan tidak ada satu pun yang menangis selama perjalanan di dalam bus.

Istirahat di pom bensin

Ulil dan Opie plus mba Sulis, diva karaoke bus

Istirahat subuh di daerah sekitar Tasikmalaya

Tenang bukan berarti tanpa suara. Seperti layaknya rombongan pariwisata, kami pun melakukan hal-hal yang menyenangkan selama berada di dalam bus, seperti senda gurau yang mengundang gelak tawa, teriak-teriak keras meneriakkan candaan, hingga karaoke yang berlangsung sepanjang malam selama perjalanan. Ya, karaoke didalam bus tersebut berlangsung sepanjang malam, atau minimal sampai saya tertidur. Pengeras suara yang dikuasai oleh Ulil dan Opie terus bekerja menyuarakan suara mereka yang pas-pasan mengikuti irama lagu-lagu khas karaoke. Ajaibnya, suara kedua orang itu semakin malam terdengar semakin merdu, semakin mirip dengan suara penyanyi aslinya. Entahlah, hal tersebut masih misteri hingga hari ini.

Di Pangandaran, kami melakukan banyak hal yang menyenangkan. Seperti berperahu dan berenang di Green Canyon, menikmati matahari terbit dan terbenam, foto `ala-ala` post-wedding mas Bowo dan mba Eli, bermain pasir di pantai, menguji adrenalin di wahana flying fox,  melihat hewan-hewan liar di taman wisata alam, bermain kartu sepanjang malam, hingga mandi air panas di Garut dalam perjalanan pulang.

Berperahu di Green Canyon

Berperahu di Green Canyon

Mas Pei dan keluarga Berperahu di Green Canyon

Tiba di lokasi tebing-tebing Green Canyon

Pose dulu ahh

Green Canyon saat sedang tidak `green`

Berenang di Green Canyon

Berenang di Green Canyon

Berenang di Green Canyon

Foto keluarga


Menikmati pemandangan di Pangandaran

Menikmati pemandangan di Pangandaran

Pak Soma main Flying Fox. Luar Biasa!!

Pengantin baru naik perahu :)


Piknik yuk!!

Satwa liar di Pangandaran

Satwa sangat liar

Satwa liar di Pangandaran

Jelajahi beberapa goa

Pangandaran

Post-wedding mas Bowo dan mba Eli
Berjalan bersama menuju cahaya 

Post-wedding mas Bowo dan mba Eli

Post-wedding mas Bowo dan mba Eli


Sayang, disanalah masa depan kita. So Sweet!!!

post-wedding mas Bowo dan mba Eli

Kurang piknik bisa merusak jiwa dan raga kita, artikel di
detikHealth menyebutkan bahwa kurang piknik bisa mengakibatkan otak selalu berpikir negatif. Selalu berpikir negatif tentu saja akan membuat suasana pekerjaan menjadi tidak nyaman. Maka piknik atau berwisata bersama teman-teman kantor menjadi sesuatu yang istimewa buat saya. 

Semua kegiatan yang kami lakukan memang terkesan terlalu mainstream, namun saat dilakukan dengan hati senang dan gembira kesannya akan menjadi lain. Saya masih terkesan dan mengingat dengan jelas bagaimana keseruan saat kami melakukan perjalanan ke Pangandaran dulu. Saya terkesan karena masing-masing dari kami bisa menjadi teman perjalanan yang menyenangkan walau dalam pekerjaan terkadang berbeda pendapat ataupun kepentingan. Saya terkesan karena dalam perjalanan kami bisa menjadi keluarga yang hangat, bukan menjadi tuan dan nyonya. Saya terkesan karena ternyata hanya butuh hal kecil seperti ini untuk bisa meningkatkan kembali gairah pekerjaan dan saling memahami antar teman sepekerjaan. Saya sangat merindukan perjalanan seperti ini lagi. 

BEST MOMENT!!!



Komentar

  1. green canyon pas airnya ijo banget ya mas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas, biasanya kalo musim panas ijo airnya :)

      Hapus
  2. Waah seru Mas, sudah lama banget saya gak naik bus pariwisata hahaha.
    Apalagi destinasi-destinasinya tentu masih asing buat saya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yes...tidak menyangka juga ternyata `perjalanan biasa` dengan teman-teman kantor justru menjadi perjalanan yang paling terkenang dalam benak saya :)

      Hapus
  3. Eh itu monyet nya lagi ngapain yaaaa????

    BalasHapus
  4. y aallah bang adiiiiiiiiiiiiiii, opi jadi terhruuu liat dan inget memory jalan breng tmn tmn d fkui, senenggg bgttt, sumpah emang itu jg perjalan wisat yg sangat mmbahagiakannnnn, ga ada rasa kecewa sedikitpun, sayangnya moment seperti itu ga bs terulang kembali ya, hanya bs dikenang...klo pun mau jalan bareng lagi, apakah feelnya masih ttp sama?:>hehehe hope soo:>misssssssssssuuu bang adi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayok ajakin teman-teman yang lain hehehehehe

      Hapus
  5. Hehe..sama mas adi, saya juga lebih sering solo traveling dibanding bareng2..dua2nya ada plus minusnya ya..anyway, salam kenal mas adi :)

    BalasHapus

Posting Komentar