Saat Linto dan Dara Baro Berjumpa

Saat Linto dan Dara Baro berjumpa

Kesibukan sudah terlihat selepas subuh tadi, beberapa ibu hilir mudik di dapur menjalankan perannya masing-masing. Memasak dan membuat kudapan tentu saja menjadi kegiatan utama, berusaha untuk menyajikan hidangan terbaik bagi tamu-tamu yang akan hadir nanti. Ada pula ibu yang membersihkan lantai rumah lalu mengelar karpet dan tikar, membuka beberapa jendela serta pintu yang membuat hawa segar seketika memenuhi ruangan.

6 Tahun yang Lalu


Hari ini, 6 tahun yang lalu...

Kapal Motor Penyeberangan Muria yang aku tumpangi mulai melaju berlayar arungi Laut Jawa, perlahan-lahan Pelabuhan Baru yang menjadi gerbang utama memasuki kawasan Karimunjawa terlihat mengecil menjauh. Rasanya baru kemarin aku tiba, menjejakkan kaki untuk pertama kali di kawasan yang memiliki keindahan bawah laut yang sangat luar biasa. Rasanya baru kemarin aku dan beberapa teman yang baru aku kenal dalam perjalanan ini mendaki sebuah bukit di belakang penginapan kami untuk melihat panorama Pelabuhan Baru dari ketinggian. Namun hari ini kami harus pulang, kembali naik ke atas kapal dan berlayar menuju Pelabuhan Kartini di Jepara selama enam jam lamanya. Saat tiba di Jepara nanti, perjalanan masih harus kami lanjutkan menuju Jakarta dengan menggunakan bus. Aku lelah, namun senang tak dapat ku bantah.