Berdiri Tinggi Sendiri, Menara Air Manggarai

Menara Air Manggarai, Bukit Duri, Jakarta Pusat


“Kita mau lewat mana mas?” Tanya pengemudi ojek daring yang menjemput saya.


Dia bertanya bukan karena tidak hafal jalan, tapi hanya meminta pendapat.


Seperti biasa, saya akan jawab “terserah” jika mendapatkan pertanyaan seperti itu dari pengemudi ojek. “Jalan yang bapak hafal saja” ujar saya selanjutnya.


Maka berkendaralah kami dari kawasan Tebet menuju Pasaraya Manggarai.


Pengemudi ojek memilih untuk melewati jalan-jalan kecil yang sangat asing bagi saya.


Dalam perjalanan tersebut, saya melihat suatu bangunan yang sangat menarik perhatian. Dari kejauhan bangunan tersebut tampat nyata karena menjulang tinggi tanpa ada bangunan tinggi lain di sekitarnya. Bergaya klasik dan kokoh bagai menara benteng peninggalan penjajah.


“Itu menara masjid, pak?” tanya saya kepada pengemudi ojek.


“Bukan mas, itu Menara Air Manggarai,” jawabnya kemudian.
---------------------------------------------------------------------------

Mausoleum Petamburan Jakarta, Wujud Cinta Lim Sha Nio pada Sang Suami


Semua foto yang digunakan pada tulisan ini adalah milik Kelompok Pemerhati Budaya dan Museum Indonesia (KPBMI). 

Foto bersama peserta kegiatan Blusukan dan Diskusi Mausoleum OG Khouw di TPU Petamburan pada Minggu (30/6)

Banyak hal gila dilakukan manusia atas nama cinta.

Banyak pula bangunan-bangunan spektakuler yang ada di dunia ini yang dibangun dengan latar belakang kisah cinta.

Di Indonesia, kita mengenal cerita pembangunan Candi Prambanan yang dilatarbelakangi oleh kisah jatuh cintanya Bandung Bondowoso kepada Roro Jonggrang. Atau kisah cinta Pramodyawardani dengan Rakai Pikatan yang menjadi latar belakang legenda berdirinya Candi Plaosan.